in

Penyebab Bangkrutnya Nokia dan Kodak, Pastikan Bisnismu Tidak Bernasib Sama!

ibtimes.com

Tempat pada bulan September 2013 menjadi moment bangkrutnya Nokia, pada saat itu CEO Nokia melakukan konferensi pers, mengumunkan jika Nokia diakusisi oleh Microsoft, Perusahaan yang sempat Berjaya mendominasi pangsa pasa teknologi telepon genggam akhirnya harus menerima kenyataan bahwa perusahaannya dibeli dengan harga murah.

CEO Nokia pada saat itu mengakhiri pidatonya sambil mengeluarkan air mata, “Kami tidak melakukan kesalahan, tetapi entah bagaimana, kami kehilangan”, pasti tak bisa dibayangkan perusahaan yang semula menguasai pangsa pasar telpon genggam hampir 40% di seluruh dunia itu tumbang, September 2013 menjadi tonggak sejarah tumbangnya Nokia sebagai perusahaan telepon genggam terbesar.

Mendengar berita tersebut, saya sebagai pengguna Handphone Nokia juga merasa sedih, saat itu saya membaca di media masa penyebab bangkrutnya nokia, bagaimana tidak pada saat itu Handphone Nokia adalah Handphone favorit saya, dengan teknologi yang tinggi pada jaman itu bisa menjawab semua ekspektasi yang saya inginkan.

Baca Juga: 5 Hobi Yang Bisa Kamu Jadikan Bisnis Yang Menguntungkan

Kemunduran Nokia mulai terlihat pada tahun 2010, dimana pertumbuhan penjualan Nokia terus turun hingga tahun 2013 penjualan Nokia terjun bebas hingga 3% diseluruh dunia, bayangkan saja yang semula mendominasi pangsa pasar hampir 40% menjadi hanya 3% ditahun 2013.

Memang bener yang dikatakan oleh CEO Nokia pada sambutannya, tidak ada yang salah dengan Nokia, hanya saja perubahan yang semakin cepat, penyebab bangkrutnya nokia, Nokia terlambat untuk menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi, Nokia terlalu PD atas Teknologi Symbian yang diusung disaat competitor pada saat itu Samsung yang mengusung Teknologi Android dan Apple yang mengusung Teknologi IOs.

Disaat competitor mampu beradaptasi dengan perubahan yang begitu cepat, Nokia terlambat menyadari dan kehilangan keunggulan kompetitifnya, sehingga yang semula pasar didominasi oleh Nokia beralih ke kedua Competitornya yang cepat beradaptasi atas perubahan yang terjadi, inilah penyebab bangkrutnya nokia pada saat itu.

Baca Online: 5 Tips Memilih Usaha Sampingan Berdasarkan Hobi

Lain halnya dengan Kodak, tahukan kamu jika Kodak adalah penemu pertama Teknologi Camera Digital, tepatnya pada tahun 1975 Kodak berhasil menemukan Teknologi kamera digital, tetapi sayangnya pada waktu itu Kodak tidak lantas memproduksi secara massal Teknologi Kamera digital yang telah ditemukannya karena khawatir akan mengganggu bisnis kamera analog mereka.

Alhasil apa yang terjadi pada Kodak, pada tahun 1999 kamera digital telah membanjiri pasar, disaat competitor sudah memproduksi kamera digital, Kodak dengan percaya meraka mengatakan bahwa 10 tahun kamera digital tidak akan laku, tidak akan lebih dari 5% market share kamera Digital, tapi sungguh sayang ternyata market share kamera digital 10 tahun kedepan mencapai 95%, Kodak memproduksi teknologi Kamera digital yang telah ditemukannya pasti sudah terlambat, alhasil penjualan kamera Analog Kodak terus turun dan Kamera Digital Kodak tidak dapat bersaing dengan competitor, inilah penyebab bangkrutnya kodak. Akhir cerita tepat pada tahun 2012 bangkrut.

Sebenarnya apasih pelajaran apa yang bisa kita ambil dari penyebab bangkrutnya nokia dan kodak, yang pertama adalah tidak ada jaminan jika Perusahaan yang besar bahkan terlihat mustahil bangkrut dapat bertahan dan tidak mengalami kebangkrutan. Keberhasilan di masa lampau tidak menjamin keberhasilan di masa mendatang.

Selanjutnya bagi kita yang sedang mengembangkan perusahaan startup atau sedang mempertahankan perusahaan startup yang sudah sustainable, harus bisa menyesuaikan dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi begitu cepat, jangan sampai penyebab bangkrutnya nokia dan kodak Nokia terjadi pada Startup kita, Nokia gagal karena mereka gagal menyesuaikan model bisnis terhadap perubahan lanskap bisnis yang terjadi dengan cepat.

Lain halnya dengan Kodak, mereka telah menemukan teknologi kamera digital, karena kekhawatiran meraka bahwa kamera digital akan mengganggu bisnis meraka sebelumnya, mereka menunda untuk berinovasi guna membangun keunggulan kompetitif secara berkelanjutan sampai dengan competitor mulai melakukannya, untuk startup jangan sampai untuk terus menghasilkan keunggulan kompetitif dari pada competitor.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belajar dari Inovasi Apple – Design Thinking and Innovation

Café Kancakona, Konsep Café Ala Santri Yang Cozy