in

Inspirasi Hidup Handry Satriago, Pimpin GE Indonesia dari Atas Kursi Roda

nudream.org

Anda pastinya berpikir, tidak ada orang yang ingin hidupnya tidak sempurna, semua orang mendambakan punya kehidupan yang sempurna, semua orang pasti ingin hidup normal tanpa ada cacat sampai dengan akhir hayatnya, begitu juga yang diinginkan oleh seorang Hendry Satriago.

Dia seperti halnya kebanyakan orang, ingin hidup Normal, ingin bermain berjalan dan melakukan semua kegiatan yang dia suka, tapi sayangnya dia harus menerima kenyataan, diwaktu umur 17 tahun, Hendry Satriago divonis Dokter mempunyai kangker kelenjar getah bening yang tumbuh di tulang belakangnya.

Dia terus berusaha untuk sembuh, keluarganya mencoba untuk membawanya ke Dokter Specialis, ke Pengobatan alternative, semua jenis pengobatan sudah dia coba, tetapi kenyataannya Tuhan berkehendak lain, Tuhan ingin dia tidak bisa jalan.

Jadi pada waktu sore hari sesudah dia berbulan-bulan tidak masuk sekolah, ibunya memanggilnya

Nak, Ayo kita sholat ashar, kamu jadi imam

Saya bilang, Ma aku jalannya saja sudah goyang ini kok mau jadi imam (pada saat itu dia sudah di vonis punya kangker getah bening)

Gak Papa ayolah kamu jadi Imam

Jadilah dia sholat ashar bersama ibunya, tepat pada waktu rukuk rokaat kedua dia jatuh dan itulah hari akhir dia bisa berdiri dan berjalan.

Ketika kejadian itu terjadi, dia merasa dunia ini gelap, dia marah pada tuhan, dia marah pasa semua hal, dia frustasi luar biasa, dia mengurung diri di kamar berhari-hari, tidak mau bertemu dengan orang, dan pada akhirnya ayah saya mendobrak pintu kamar Hendry Satriago.

Baca Juga: 5 Anak Muda Pendiri StartUp Indonesia yang Berhasil Mendunia Bikin Bangga Negara

Ayahnya masuk dan duduk disamping dipan dia berbaring, ayahnya bilang

Nak!.. Ayah hanya ingin sampaikan satu hal.

Hidup ini pilihan, jika kamu memilih tidur saja di dipan ini dan tidak ngapa-ngapain ya tidak apa-apa, kami sebagai orang tua hanya bisa mendukungmu.

Tetapi kalua memilih seperti ini, seumur hidup kamu akan selalu sedih, kamu akan selalu membadingkan hidup kamu dengan orang lain, ketika kamu melihat orang yang bisa melakukan yang dulu kamu bisa kamu lalukan, kamu akan sedih.

Tetapi ada pilihan ke 2 Nak

Pilihan ini seperti ketika kamu mendorong mobil dijalanan yang terjal, kamu gak boleh berhenti, kalai kamu berhenti maka akan turun lagi dan akan sangat berat untuk memulainya lagi, jadi harus terus didorong.

Kalau kamu capek tidak apa-apa, terus didorong pelan-pelan tetapi tetap didorong dan jangan berhenti, dahulu kamu suka manjat tebing, kamu gak mungkin bisa lakukan dikamar ini, dulu kamu suka main theatre, gak cukup kamar kamu ini untuk main theatre.

Lalu Ayahnya keluar dan pergi ke kantor, sepuluh menit sesudah itu dia keluar kamar, menghampiri ibunya, dia bilang “Ma, tolong panggilkan Taxi, Saya pingin sekolah”.

Sejak hari itu dia dorong mobilnya, susah setengah mati, tetapi dia sadar jika dia tidak berani mendorong mobilnya itu, dia tidak akan sampai seperti sekarang ini, menadi seorang CEO General Electric Indonesia, Perusahaan Multinasional yang didirikan oleh Thomal Alva Edison penemu lampu pijar listrik.

Dia merupakan CEO GE pertama yang berasal dari Indonesia, dia bergabung ke General Electric ada tahun 1997, pada waktu itu dia diterima sebagai Manajer Business Development di GE International, dan pada tahun 1998 dia diangkat menjadi General Manager Industrial Lighting and Systems di GE Lighting Indonesia, pada tahun 2005 sampai dengan 2010 dia dipercaya memimpin bisnis power plan Power Generation utuk GE Energy di Idonesia, dan pada akhirnya, bulan Juli 2011, Handry Satriago dipercaya untuk menjadi CEO GE Indonesia.

Baca Juga: Kisah Pengusaha Sukses, Mantan Office Boy Sukses Bisnis Ayam Bakar Mas Mono

Dari cuplikan cerita dari seorang Handry Satriago, sebernya apasih yang bisa kita ambil pejarannya, seperti yang sering disharingkan oleh Handry Satriago, setiap orang pasti punya kesusahannya, kita pasti punya kesusahan masing-masing, dan ada bagian kesusahan yang hanya dibuat oleh Tuhan untuk kita sendiri, untuk itu berhentilah berharap orang mengerti apa yang kita susahkan, kara hal itu akan sia sia, salah satu cara adalah kita harus menghadapinya.

Ketika kita berani menghadapi itu, maka ada kekuatan yang diberikan oleh Tuhan yang tidak diberikan ke semua orang, kekuatan itu hanya diterima oleh kita, kekuatan itu adalah kekuatan memantul balik, yang akan membuat kita memantul tinggi ketika kita dihempaskan ke bawah.

Jangan pernah takut pada  kesusahan yang kita alami, apapun itu jangan pernah menyerah, akhir kata Selamat mendorong mobil anda.

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Café Kancakona, Konsep Café Ala Santri Yang Cozy

5 Usaha Sampingan Yang Cocok untuk Pelajar Jaman Now